Sumba Bangkit dari Covid-19

Memberikan pengetahuan, membantu pemenuhan sarana dan prasarana, dan membantu tenaga kesehatan dan profesional (nakes).

Masalah Utama

  1. Minimnya sosialisasi dan media publikasi tentang tindakan pencegahan dan penanganan Covid 19 di Sumba Timur.
  2. Minimnya sarana dan prasarana pencegahan dan penanganan kasus Covid 19 di Sumba Timur.
  3. Minimnya jumlah tenaga kesehatan dan profesional (nakes) yang terjun menangani kasus Covid 19 di Sumba Timur.

Tujuan

  1. Memberikan pengetahuan melalui Sosialisasi dan media publikasi kepada masyarakat tentang tindakan pencegahan dan penanganan Covid 19 di Sumba Timur.
  2. Membantu pemenuhan sarana dan prasarana dalam tindakan pencegahan dan penanganan kasus Covid 19 di Sumba Timur.
  3. Membantu tenaga kesehatan dan profesional (nakes) yang terjun menangani kasus Covid 19 di Sumba Timur.

Keluaran

  1. Penyampaian informasi yang akurat serta edukasi kepada masayarakat tentang informasi tentang tindakan pencegahan dan penanganan Covid 19 di Sumba Timur.
  2. Tindakan pencegahan dan penanganan Covid-19 lebih siap untuk menghadapi gelombang besar kasus penularan, terhindar dari ancaman fasilitas kesehatan kolaps.
  3. Menuju sumber daya medis yang ideal secara kuantitas, sehingga dapat terfokus untuk peningkatan layanan kesehatan terkait Covid-19.

Kegiatan Utama

  1. Pembuatan media publikasi tentang tindakan pencegahan dan penanganan Covid 19 di Sumba Timur.
  2. Menambah pasokan sarana dan prasarana pencegahan dan penanganan kasus Covid 19 di Sumba Timur.
  3. Mengorganisir tenaga tambahan untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan Covid 19.

Kawan Baik On Air

Dalam upaya mendukung program pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19, Yayasan Kawan Baik Indonesia berkegiatan bersama Max Fm Waingapu, Epi Studio Bali untuk membuat iklan layanan masyarakat sebagai bentuk penyadartahuan bagi masyarakat Waingapu dan sekitarnya.

Kenapa Radio? di Waingapu dan sekitarnya, radio adalah salah satu media komunikasi yang efektif, dengan jangkauan yang cukup luas. Harapannya, ajakan dan himbauan tentang prokes dan vaksin yang disampaikan secara berulang-ulang, dapat diterima oleh masyarakat untuk sama-sama diterapkan secara sadar.

Radio Max Fm di Waingapu, dengan gelombang 96,9 FM sendiri juga banyak menyampaikan informasi tentang kesehatan. Selain itu juga tentang hak dan kewajiban sebagaiwarga negara, kehidupan keluarga, kehidupan sosial, pendidikan dan informasi serta pengetahuan lainnya yang berhubungandengan kehidupan manusia (masyarakat Sumba Timur).

Biaya Proyek

 

Deskripsi Jumlah
Pembuatan Media Publikasi : Rp 32.000.000
Menciptakan Channel Komunikasi : Rp 27.500.000
Penyediaan Logistik untuk Naker : Rp 11.500.000
Penyediaan Sarana Prasarana Nakes : Rp 88.000.000
Penyediaan Vaksin Covid-19 : Rp 0
Penyediaan Uji Covid-19 : Rp 147.000.000
Penyediaan Pemulihan Kesehatan Pasca Covid-19 : Rp 310.000.000
Membuka Rekrutmen Relawan : Rp 3.750.000
Membuat Manajemen Relawan : Rp 3.750.000
Pembekalan Relawan : Rp 5.750.000
Aksi Relawan Membantu Nakes : Rp 46.400.000
Aksi Nakes Vaksinasi Keliling : Rp 5.000.000
Monitoring & Evaluasi Relawan : Rp 6.000.000
Pelaporan Relawan : Rp 2.000.000
Operasional Team : Rp 135.300.000
Team : Rp 97.500.000
Total : Rp 921.450.000
Beranda 5 Project KBI 5 Sumba Bangkit dari COVID-19
Messenger Telegram WhatsApp