Sambungan Air Hambarita Fase Ke-I
Sambungan Air Hambarita Fase Ke-I
Proyek Kategori
Kawan Sehat
Tahun Proyek
Tipe Proyek
Peningkatan Akses Air Bersih
Durasi
Maret – Oktober 2025 (7 bulan)
Masalah
Warga Hambarita dan Laindatang menghadapi krisis air bersih selama bertahun-tahun.
– Setiap hari mereka harus berjalan 2–3 jam membawa jeriken berat hanya untuk mendapat air.
– Saat kemarau, sumber air lokal (kulub) mengering sehingga mereka terpaksa membeli air tangki yang mahal dan sulit diakses karena kondisi jalan.
– Keterbatasan air menyebabkan masalah kesehatan, kebersihan, anak-anak terlambat sekolah, dan hilangnya waktu produktif untuk bekerja.
– Rumah-rumah tidak memiliki tempat penyimpanan air yang memadai.
Problem ini berdampak langsung pada kesehatan, pendidikan, dan ekonomi keluarga.
Solusi
Melalui proyek Hambarita Water Connections, kami membangun:
– 8 unit tandon ferrocement kapasitas 4.400–5.300 liter
– Sistem pemanen air hujan (RWH) di setiap titik
– Instalasi talang dan filtrasi
– Perbaikan akses jalan demi kelancaran distribusi material
– Gotong royong masyarakat, termasuk pemeliharaan dan perawatan fasilitas
– Monitoring & evaluasi lapangan bersama donor
Solusi ini memberi sumber air yang stabil, aman, dan dekat dengan rumah warga.
Dampak yang Diharapkan
Dengan hadirnya sistem penyimpanan air dan pemanenan air hujan, kehidupan 151 warga di Hambarita dan Laindatang berubah signifikan. Kini mereka memiliki akses air bersih yang aman dan dekat, tanpa harus berjalan 2–3 jam setiap hari untuk mengambil air. Beban ekonomi pun berkurang karena keluarga tidak lagi bergantung pada air tangki yang mahal dan sulit didapat saat kemarau.
Akses air bersih ini membawa dampak langsung pada kesehatan dan kebersihan, menurunkan risiko penyakit berbasis air, dan membantu keluarga menjalani kehidupan yang lebih sehat. Anak-anak bisa bersekolah tepat waktu, dengan energi lebih baik untuk belajar, sementara para orang tua memiliki lebih banyak waktu untuk bekerja dan meningkatkan penghidupan mereka.
Selain manfaat fisik dan ekonomi, proyek ini juga membangun rasa kepemilikan dan kemandirian. Warga terlibat aktif dalam pembangunan dan perawatan fasilitas, memastikan keberlanjutan jangka panjang bagi seluruh komunitas.
Hasil Proyek
The Project Result / Hasil Proyek
8 tandon ferrocement telah selesai dibangun di titik:
– Wai Ma Hamu
– Wai Kahingir
– Wai Ma Njanjar
– Wai La Wurung
– Wai Maringu
– Wai Pandulang
– Wai Pa Luri Wangu
– Wai La Padang
Setiap tandon berfungsi penuh dengan sistem RWH & filter.
Warga terlibat aktif dalam pengangkutan material, pembangunan, hingga finishing.
Masyarakat kini memiliki fasilitas air yang kuat, aman, dan berkelanjutan.
Monitoring lapangan oleh donor memastikan kualitas konstruksi dan penggunaan tepat sasaran.
Biaya Proyek
Total biaya pembangunan 8 tandon (termasuk RWH & Monev):
Rp 312.000.000
Rincian:
– Tandon Ferrocement: Rp 219.979.928
– Rainwater Harvesting & Filtration: Rp 70.207.200
– Monitoring & Evaluasi: Rp 21.812.872
Lokasi Proyek
Donatur
Masyarakat Kampung Hambarita & Laindatang
