Covid19 – Map | Lokasi Kawan Baik Berbagi Covid-19 Community Care!

Mei 14, 2020
Tidak ada pekerjaan, tidak ada uang | Betapa isolasi diri akibat pandemi COVID-19 menghukum orang miskin di Indonesia! Lihat Peta Aksi kami Di Sini Kawan! Halo Kawans, teman-teman terkasih, Nyonya. Tuan dan keluarga tersayang, Pakar kesehatan masyarakat telah mendorong masyarakat untuk mengisolasi diri selama setidaknya 14 hari untuk menahan penyebaran cepat virus corona. Penelitian menunjukkan […]

Tidak ada pekerjaan, tidak ada uang | Betapa isolasi diri akibat pandemi COVID-19 menghukum orang miskin di Indonesia! Lihat Peta Aksi kami Di Sini Kawan!

Halo Kawans, teman-teman terkasih, Nyonya. Tuan dan keluarga tersayang,
Pakar kesehatan masyarakat telah mendorong masyarakat untuk mengisolasi diri selama setidaknya 14 hari untuk menahan penyebaran cepat virus corona. Penelitian menunjukkan bahwa isolasi diri sangat efektif, terutama jika sebagian besar kasus COVID-19 tidak menunjukkan gejala.

Senada dengan para pakar kesehatan, Presiden Joko “Jokowi” Widodo menyarankan agar masyarakat “tinggal, bekerja dan berdoa di rumah” selama dua minggu untuk mencegah penyebaran penyakit yang sangat menular itu. Meski tindakan preventif ini terbukti efektif, namun tidak memperhitungkan fakta bahwa banyak masyarakat miskin dan berpenghasilan rendah yang tidak mampu mengisolasi diri.

Mengisolasi diri selama dua minggu berarti bahwa orang-orang ini berisiko kehilangan satu-satunya sumber pendapatan mereka.

Seperti yang kita ketahui bersama, orang-orang yang bekerja di sektor informal dan kasual seperti supir online, asisten toko dan pekerja dapur tidak memiliki kemewahan bekerja dari rumah karena pekerjaan mereka tidak dapat dilakukan jauh, mereka makan di malam hari apa yang mereka makan di siang hari. . Salah satu dari mereka berkata kepada kami beberapa hari yang lalu: “Saya tidak mampu mengisolasi diri. Saya harus pergi bekerja, ”katanya. “Tidak ada pekerjaan berarti tidak ada uang, dan tidak ada uang berarti tidak ada makanan untuk anak-anak saya.”

TAHUN 2019, ORANG YANG BEKERJA DI SEKTOR INFORMAL MENCAPAI 57,2% DARI TENAGA KERJA INDONESIA ATAU SEKITAR 90 JUTA ORANG. HANYA DI BAWAH 30 JUTA ORANG TINGGAL DI BAWAH GARIS KEMISKINAN, SEKITAR 9% DARI PENDUDUK INDONESIA.

Yayasan Kawan Baik telah membuat peta yang merinci tempat-tempat aksi organisasi kami yang bekerja untuk membantu sebanyak mungkin orang sebagai bagian dari aksi besar “Covid19 Community Care” ini.

KAMI MENYARANKAN ANDA MELIHAT DI SINI!

Pemerintah seharusnya mengalokasikan anggaran untuk menyediakan layanan kesehatan primer bagi masyarakat miskin, tetapi itu tetap terlalu rendah, terlalu sedikit jika itu terjadi! Sementara itu, yayasan ini membantu Anda sebaik mungkin dengan menawarkan layanan sederhana seperti makanan sehat (tanpa MSG), sayuran, buah-buahan, beras, gula, tempe, protein, vitamin kompleks, produk susu, susu bubuk untuk anak, higienis. bahan untuk remaja putri dan putri, masker, desinfektan, sabun, bahan ajar dan pendidikan untuk anak.
Terkadang kami menambahkan kejutan dan sedikit tambahan tergantung pada anggaran kami dan apa yang orang tawarkan kepada kami! Dan yang paling penting: Suasana hati yang baik, tawa, senyuman, empati, waktu, dan banyak cinta!

Terima kasih banyak atas dukungan Anda yang luar biasa, kami masih membutuhkan Anda karena kami akan melanjutkan operasi ini setidaknya untuk 6 bulan ke depan. Jadi, jangan ragu untuk berdonasi di sini Kawan’s!

#FairFutureFoundation #ActionForFairFuture #KawanBaikIndonesia #KawanBaikBerbagi #GoodFriendsShare #LesBonsAmisPartagent

Berita Terbaru

Sumba Volunteer Goes to School
Agustus 3, 2022

Sumba Volunteer Goes to School

Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengenalkan tentang pentingnya berkomunitas sukarelawan dan pentingnya tidak salah memilih komunitas.
read more
Support Kawan Nofi
Juli 27, 2022

Support Kawan Nofi

Kami Yayasan Kawan Baik dan kawan-kawan yang berada di Sumba Timur ingin mensupport proses pengobatan medis yang diperlukan Kawan Nofi.
read more
Film tentang observasi dan studi Yayasan pada kunjungan kedua.
Juli 19, 2022

Film tentang observasi dan studi Yayasan pada kunjungan kedua.

Pengumpulan data sangat penting, sehingga kami memahami kebutuhan esensial dari komunitas yang rentan ini.
read more
Trabas medan berat, Bupati Sumba Timur blusukan dengan motor trail
Juni 28, 2022

Trabas medan berat, Bupati Sumba Timur blusukan dengan motor trail

Dengan Motor Trail Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing, M.Si., di dampingi Mr. Alex dari Fair Furture Foundation menyusuri desa...
read more