Kontainer Bahan Bangunan Tiba

September 21, 2020
Menyeberangi laut dari Pulau Jawa ke Pulau Sumba membutuhkan waktu beberapa hari setidaknya 3 hari. Itu adalah salah satu proses untuk membangun sekolah di Mbinudita.

Halo Kawans, teman-teman terkasih, teman-teman,

Menyeberangi laut dari pulau Jawa ke pulau Sumba lebih dari 2.000 kilometer jalan, laut. Dibutuhkan sekitar sepuluh hari jika semua berjalan dengan baik. Pengangkutan bahan adalah salah satu masalah terbesar dalam rekonstruksi sekolah kami di Mbinudita. Sebuah raksasa, proses rumit yang membutuhkan hadir dari awal sampai akhir!

Pada tanggal 17 September 2020, sebuah kontainer yang penuh dengan bahan konstruksi akhirnya tiba di pelabuhan Waingapu, di Sumba. Kontainer pertama ini dikirim dari Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta, ibu kota industri Indonesia. Bahan-bahan yang tiba untuk #RebuildMbinuDita termasuk batu bata ringan, struktur baja, tangki air, semen perekat, membran aspal untuk memastikan waterproofing atap masa depan, panel fotovoltaik, penangkal petir dan perangkat elektronik lainnya untuk produksi energi listrik melalui panel fotovoltaik yang akan dimiliki di atap.

Pada tanggal 18 September, kami melakukan semua prosedur administrasi untuk melegalkan kedatangan semua materi ini di Pulau Sumba. Meskipun Sumba adalah bagian dari wilayah Indonesia, Anda harus bertindak secara administratif dengan cara yang sama seolah-olah Anda mengimpor bahan ke negara asing. Ini agak aneh, tapi begitulah cara kerja administrasi negara ini.

Kemudian, kami melanjutkan untuk membongkar kontainer pertama ini di truk normal. Memang tidak mungkin untuk menggunakan pembawa kontainer untuk pergi ke #RebuildMbinuDita karena jalan tidak ada di lebih dari 50% dari perjalanan. Oleh karena itu, itu adalah banyak penanganan karena membongkar 40 ton batu bata, semen dll … dengan tangan membutuhkan waktu tertentu.

Tiga truk benar-benar diisi dengan bahan-bahan yang diturunkan dari kontainer dan proses pemuatan berlanjut hingga malam hari.

Diharapkan keesokan harinya, ketiga truk tersebut akan berangkat lebih awal keesokan harinya untuk mencapai lokasi #RebuildMbinuDita karena rata-rata 20km per jam akan diperlukan untuk menutupi lebih dari 80 km yang memisahkan Waingapu dari #RebuildMbinuDita.

Kami memberikan semua harapan untuk membangun Mbinudita. Kawan Ayu, Kawan Nofi, Kawan Alex. Desa Mbinu Dita.
21.09.2020/aw

 

Berita Terbaru

Support Kawan Nofi
Juli 27, 2022

Support Kawan Nofi

Kami Yayasan Kawan Baik dan kawan-kawan yang berada di Sumba Timur ingin mensupport proses pengobatan medis yang diperlukan Kawan Nofi.
read more
Film tentang observasi dan studi Yayasan pada kunjungan kedua.
Juli 19, 2022

Film tentang observasi dan studi Yayasan pada kunjungan kedua.

Pengumpulan data sangat penting, sehingga kami memahami kebutuhan esensial dari komunitas yang rentan ini.
read more
Trabas medan berat, Bupati Sumba Timur blusukan dengan motor trail
Juni 28, 2022

Trabas medan berat, Bupati Sumba Timur blusukan dengan motor trail

Dengan Motor Trail Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing, M.Si., di dampingi Mr. Alex dari Fair Furture Foundation menyusuri desa...
read more
Bunyi tambur, tarian dan kayaka menjadi simbol keceriaan siswa SD dan masyarakat Mbinu Dita
Juni 28, 2022

Bunyi tambur, tarian dan kayaka menjadi simbol keceriaan siswa SD dan masyarakat Mbinu Dita

Kedatangan Bupati Sumba timur dan bersama tim dalam rangka meresmikan Gedung Sekolah Dasar Negeri Mbinu Dita.
read more