Mbinudita | Pak Awang berbicara tentang perjuangannya hidup setiap hari

Pak Awang adalah seorang Marapu, salah satu kawan yayasan yang sangat baik dan pekerja yang luar biasa. Berusia 55 tahun, Pak Awang senang memiliki tangki air baru untuk keluarganya yang terdiri dari 19 orang yang tinggal di 3 rumah kayu dan bambu kecil di salah satu puncak bukit di wilayah tersebut. Dia dan keluarganya tidak punya uang dan berjuang untuk makan setiap hari. Dia hanya memiliki dua ekor kambing dan tidak ada lagi beras, tidak ada lagi jagung untuk dikonsumsi. Ini adalah kesaksian yang menyentuh, menyentuh lebih dari satu cara karena mengajarkan kita bahwa kita masih harus berbuat lebih banyak untuk meningkatkan kondisi kehidupan masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan Sumba Timur, daerah termiskin Indonesia. Terima kasih banyak telah mendengarkan Kawan!
Messenger Telegram WhatsApp