facebook

Comments Box SVG iconsUsed for the like, share, comment, and reaction icons
This message is only visible to admins.
Problem displaying Facebook posts. Backup cache in use.
Error: Error validating access token: The session has been invalidated because the user changed their password or Facebook has changed the session for security reasons.
Type: OAuthException
4 months ago
Kawan Baik Indonesia

Selamat hari Kartini, perempuan Indonesia!

Hari lahir Kartini tidak hanya dirayakan dengan berkebaya saja namun juga menyalakan semangat habis gelap terbitlah terang, seperti salah satu judul bukunya. Sebagai putri ningrat dari ayah bupati, Kartini menggunakan hak istimewanya dalam mengusahakan pendidikan setara untuk perempuan.

Kami juga menjumpai Kartini-kartini luar biasa di #Mbinudita. Semangat perempuan-perempuan tangguh dalam menghadirkan air bersih di dalam keluarga. Menimba air, mengangkat pasir, menggali tanah yang keras berbatu, demi sumber air bersih yang semakin dekat. Semangat Kartini hadir demi kesehatan keluarga, sosial ekonomi serta pendidikan anak-anak yang lebih baik di Sumba.
... See MoreSee Less

Selamat hari Kartini, perempuan Indonesia!

Hari lahir Kartini tidak hanya dirayakan dengan berkebaya saja namun juga menyalakan semangat habis gelap terbitlah terang, seperti salah satu judul bukunya. Sebagai putri ningrat dari ayah bupati, Kartini menggunakan hak istimewanya dalam mengusahakan pendidikan setara untuk perempuan. 

Kami juga menjumpai Kartini-kartini luar biasa di #Mbinudita. Semangat perempuan-perempuan tangguh dalam menghadirkan air bersih di dalam keluarga. Menimba air, mengangkat pasir, menggali tanah yang keras berbatu, demi sumber air bersih yang semakin dekat. Semangat Kartini hadir demi kesehatan keluarga, sosial ekonomi serta pendidikan anak-anak yang lebih baik di Sumba.Image attachmentImage attachment+2Image attachment
4 months ago
Kawan Baik Indonesia

Selamat sore Kawan!

Kami dan @fairfuturefoundation membawa alat deteksi sederhana ke sumber-sumber air yang telah berhasil dikerjakan dalam proyek #WaterConnection #Mbinudita, seperti air dari sumur bor, tandon air hujan, dan air terfiltrasi. Hal ini dilakukan untuk mengukur kadar asam atau pH dan kandungan logam. Dan untungnya, kedua hal tersebut masih dalam batas wajar dan layak minum.

Tapi masih banyak PR yang harus diperhatikan, terutama di sumber mata air yang dimanfaatkan warga. Misalnya, kadar kekerasan air masih sangat tinggi. Jenis air yang keras adalah air yang menyisakan bekas di permukaan ketika kering. Untuk barang-barang yang terbuat dari logam seperti mesin mobil dan motor, air keras ini mengakibatkan karat karena sifatnya yang korosif. Selain itu juga masih terdapat nitrit dan nitrat dalam air yang dihasilkan dari polutan dan membuat air tidak layak dikonsumsi. Kedua zat tersebut terdapat pada deterjen karena warga masih mencuci pakaian di sumber mata air mereka.

Air dengan pH rendah berarti mengandung banyak sekali logam terlarut, dan ini terdapat pada air yang keras. Jika dikonsumsi dalam jangka waktu lama akan membuat ginjal bekerja ekstra selain kulit kering dan iritasi. Kandungan nitrit dan nitrat yang terlalu tinggi pada air juga dapat menyebabkan diare bercampur darah. Untuk menghindari ini maka air perlu difilter terlebih dahulu sebelum diminum.

Selama ini kami selalu bercerita tentang mendekatkan akses air bersih dan sanitasi sehat. Semoga dengan aplikasi teknologi sederhana yang kami bawa, air yang berhasil kami dapatkan benar-benar air bersih yang akan membawa kebaikan.
... See MoreSee Less

Selamat sore Kawan!

Kami dan @fairfuturefoundation membawa alat deteksi sederhana ke sumber-sumber air yang telah berhasil dikerjakan dalam proyek #WaterConnection #Mbinudita, seperti air dari sumur bor, tandon air hujan, dan air terfiltrasi. Hal ini dilakukan untuk mengukur kadar asam atau pH dan kandungan logam. Dan untungnya, kedua hal tersebut masih dalam batas wajar dan layak minum.

Tapi masih banyak PR yang harus diperhatikan, terutama di sumber mata air yang dimanfaatkan warga. Misalnya, kadar kekerasan air masih sangat tinggi. Jenis air yang keras adalah air yang menyisakan bekas di permukaan ketika kering. Untuk barang-barang yang terbuat dari logam seperti mesin mobil dan motor, air keras ini mengakibatkan karat karena sifatnya yang korosif. Selain itu juga masih terdapat nitrit dan nitrat dalam air yang dihasilkan dari polutan dan membuat air tidak layak dikonsumsi. Kedua zat tersebut terdapat pada deterjen karena warga masih mencuci pakaian di sumber mata air mereka.   

Air dengan pH rendah berarti mengandung banyak sekali logam terlarut, dan ini terdapat pada air yang keras. Jika dikonsumsi dalam jangka waktu lama akan membuat ginjal bekerja ekstra selain kulit kering dan iritasi. Kandungan nitrit dan nitrat yang terlalu tinggi pada air juga dapat menyebabkan diare bercampur darah. Untuk menghindari ini maka air perlu difilter terlebih dahulu sebelum diminum.         

Selama ini kami selalu bercerita tentang mendekatkan akses air bersih dan sanitasi sehat. Semoga dengan aplikasi teknologi sederhana yang kami bawa, air yang berhasil kami dapatkan benar-benar air bersih yang akan membawa kebaikan.Image attachmentImage attachment+5Image attachment
4 months ago
Kawan Baik Indonesia

Tanpa terasa titik-titik #WaterConnection telah terhubung beberapa, berkat semangat dan kerja keras warga #Mbinudita untuk bersama mendekatkan akses air bersih dan sanitasi sehat. Dari sekitar 270 hektar wilayah survey, kami mengkoneksikan 75 hektar di antaranya, menyelesaikan tiga tandon dan membuka jalur untuk 1,26 km pipa penghubung yang masih akan terus bertambah. Air yang akhirnya mengalir dari keran di SD Mbinudita juga sudah bisa dinikmati. Beberapa tandon ferosemen yang didirikan di pemukiman juga berfungsi baik dan dimanfaatkan warga. Anda juga bisa ikut melihat dan menikmati prosesnya melalui peta interaktif di website kami, menelusuri garis biru sebagai penanda jalur pipa antara tandon utama menuju pemukiman. Klik saja ikon-ikon kecil yang ada di peta, maka di sisi sebelah kiri layar Anda akan muncul keterangan penyerta lengkap dengan foto-foto yang diambil tim kami di #Sumba bersama fairfuturefoundation.

Selain kata, bagi kami, data adalah senjata untuk memerangi ketertinggalan dalam akses kesehatan dan pendidikan. Data kami kumpulkan melalui survey di lapangan sambil mengerjakan proyek yang sedang berlangsung. Dengan dasar kerja partisipatif, kami menangguk data dari interaksi bersama warga. Hal ini memudahkan pemetaan masalah seraya mencari solusi terbaik sesuai kondisi di lapangan. Semua kepingan informasi tersebut kami olah dan kami sajikan untuk Anda agar turut mengalami langsung meminjam mata, telinga, dan hati kami.

Silakan kunjungi website kami pada tautan di bio untuk mengalami sendiri bagaimana titik-titik air terhubung. Garis biru pada peta juga bisa Anda bantu menjadi lebih panjang dan bercabang lebih banyak lewat donasi melalui e-wallet DOKU, OVO, DANA, Gopay, BCA, CIMB, Maybank, ShopeePay, Sinarmas, dan Bluepay dengan mengunjungi tautan Donation Page.
... See MoreSee Less

Tanpa terasa titik-titik #WaterConnection telah terhubung beberapa, berkat semangat dan kerja keras warga #Mbinudita untuk bersama mendekatkan akses air bersih dan sanitasi sehat. Dari sekitar 270 hektar wilayah survey, kami mengkoneksikan 75 hektar di antaranya, menyelesaikan tiga tandon dan membuka jalur untuk 1,26 km pipa penghubung yang masih akan terus bertambah. Air yang akhirnya mengalir dari keran di SD Mbinudita juga sudah bisa dinikmati. Beberapa tandon ferosemen yang didirikan di pemukiman juga berfungsi baik dan dimanfaatkan warga. Anda juga bisa ikut melihat dan menikmati prosesnya melalui peta interaktif di website kami, menelusuri garis biru sebagai penanda jalur pipa antara tandon utama menuju pemukiman. Klik saja ikon-ikon kecil yang ada di peta, maka di sisi sebelah kiri layar Anda akan muncul keterangan penyerta lengkap dengan foto-foto yang diambil tim kami di #Sumba bersama fairfuturefoundation. 

Selain kata, bagi kami, data adalah senjata untuk memerangi ketertinggalan dalam akses kesehatan dan pendidikan. Data kami kumpulkan melalui survey di lapangan sambil mengerjakan proyek yang sedang berlangsung. Dengan dasar kerja partisipatif, kami menangguk data dari interaksi bersama warga. Hal ini memudahkan pemetaan masalah seraya mencari solusi terbaik sesuai kondisi di lapangan. Semua kepingan informasi tersebut kami olah dan kami sajikan untuk Anda agar turut mengalami langsung meminjam mata, telinga, dan hati kami.

Silakan kunjungi website kami pada tautan di bio untuk mengalami sendiri bagaimana titik-titik air terhubung. Garis biru pada peta juga bisa Anda bantu menjadi lebih panjang dan bercabang lebih banyak lewat donasi melalui e-wallet DOKU, OVO, DANA, Gopay, BCA, CIMB, Maybank, ShopeePay, Sinarmas, dan Bluepay dengan mengunjungi tautan Donation Page.Image attachmentImage attachment+7Image attachment

Comment on Facebook

๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘

4 months ago
Kawan Baik Indonesia

Air adalah komponen paling penting pada tubuh manusia. Lebih dari 60% dari berat tubuh orang dewasa adalah air, sementara pada anak-anak dan bayi hingga 70% sampai 75%. Fungsi air sebagai penstabil suhu tubuh membuat kita kehilangan cairan saat terjadi pembakaran kalori karena kegiatan kita setiap hari, dikeluarkan melalui keringat dan berkemih. Ini perlu diganti melalui minum atau konsumsi buah dan sayur. Pada anak yang sedang tumbuh, ibu hamil dan menyusui, perlu lebih banyak air. Cukup minum dan tidak menahan buang air kecil adalah kebiasaan yang baik karena membantu kerja ginjal membersihkan racun di badan sambil melancarkan sistem pembuangan.

Tapi apakah semua air itu baik?

Standar paling sederhana untuk menentukan air baik yang layak dikonsumsi adalah tidak berbau, tidak berasa, dan bening tidak berwarna. Satu saja dari tiga hal itu tidak terpenuhi maka kita perlu hati-hati. Dan kondisi sumber air di beberapa kampung dan pemukiman yang kami kunjungi di #Sumba sangat mengkhawatirkan.

Sumber-sumber mata air yang tidak terjaga kebersihannya membawa pengaruh buruk pada kesehatan, sementara banyak kendala dalam mengambil air sampai warga harus sangat berhemat menggunakannya. Akhirnya, mereka jarang minum. Atau meminum air hujan tanpa dimasak maupun difiltrasi dengan dampak gangguan pencernaan yang kerap diderita warga.

Hari Kesehatan Sedunia 2022 bertema โ€œOur Planet, Our Healthโ€, tentang bagaimana kondisi kesehatan Bumi menjadi penanda kesehatan manusia. Di Sumba, kami bersama @fairfuturefoundation berbagi hak sehat melalui #WaterConnection, memangkas jarak antara warga dengan hak dasar terhadap air bersih dan sanitasi sehat. Karena air adalah berkah, dan sudah sewajarnya berkah itu dibagi.

Agar Anda juga selalu sehat, jangan lupa minum air ya!
... See MoreSee Less

Air adalah komponen paling penting pada tubuh manusia. Lebih dari 60% dari berat tubuh orang dewasa adalah air, sementara pada anak-anak dan bayi hingga 70% sampai 75%. Fungsi air sebagai penstabil suhu tubuh membuat kita kehilangan cairan saat terjadi pembakaran kalori karena kegiatan kita setiap hari, dikeluarkan melalui keringat dan berkemih. Ini perlu diganti melalui minum atau konsumsi buah dan sayur. Pada anak yang sedang tumbuh, ibu hamil dan menyusui, perlu lebih banyak air. Cukup minum dan tidak menahan buang air kecil adalah kebiasaan yang baik karena membantu kerja ginjal membersihkan racun di badan sambil melancarkan sistem pembuangan. 

Tapi apakah semua air itu baik?

Standar paling sederhana untuk menentukan air baik yang layak dikonsumsi adalah tidak berbau, tidak berasa, dan bening tidak berwarna. Satu saja dari tiga hal itu tidak terpenuhi maka kita perlu hati-hati. Dan kondisi sumber air di beberapa kampung dan pemukiman yang kami kunjungi di #Sumba sangat mengkhawatirkan.

Sumber-sumber mata air yang tidak terjaga kebersihannya membawa pengaruh buruk pada kesehatan, sementara banyak kendala dalam mengambil air sampai warga harus sangat berhemat menggunakannya. Akhirnya, mereka jarang minum. Atau meminum air hujan tanpa dimasak maupun difiltrasi dengan dampak gangguan pencernaan yang kerap diderita warga. 

Hari Kesehatan Sedunia 2022 bertema โ€œOur Planet, Our Healthโ€, tentang bagaimana kondisi kesehatan Bumi menjadi penanda kesehatan manusia. Di Sumba, kami bersama @fairfuturefoundation berbagi hak sehat melalui #WaterConnection, memangkas jarak antara warga dengan hak dasar terhadap air bersih dan sanitasi sehat. Karena air adalah berkah, dan sudah sewajarnya berkah itu dibagi.

Agar Anda juga selalu sehat, jangan lupa minum air ya!Image attachmentImage attachment+7Image attachment

Comment on Facebook

Iya sama dengan tempat saudara saya air minum ambilnya dari sungai di masak lalu minum

4 months ago
Kawan Baik Indonesia

Salah satu pertimbangan dalam proyek #WaterConnection adalah ketersediaan air sebagai fondasi bagi kesehatan warga di wilayah 3T. Banyak yang bisa dilakukan dengan tersedianya air bersih. Termasuk menanam tanaman pangan sehat seperti buah dan sayur sebagai sumber gizi yang sangat diperlukan di masa tumbuh-kembang anak dan ibu hamil serta menyusui. Selain itu, minum air yang cukup diiringi kebiasaan baik yang memperhatikan kebersihan, pada akhirnya akan meningkatkan kualitas hidup dengan memperkuat ketahanan tubuh terhadap penyakit. Apalagi masih banyak terjadi kasus kekerdilan atau stunting di wilayah #Sumba.

Menanam tanaman pangan di tiap halaman rumah tangga juga dapat berdampak pada perekonomian masyarakat. Hasil yang berlebih bisa dijual di pasar atau antar tetangga, atau diolah menjadi produk lain dengan cara yang inovatif.

Kami telah membuat kebun percontohan di home base Rumah Kambera yang semoga nantinya bisa direplikasi di rumah-rumah warga #Mbinudita. Melalui penyadartahuan, perlahan akan menggantikan makanan berlebih karbohidrat dengan sayur dan buah segar kaya vitamin dan serat.

Ini mungkin akan menjadi proyek KBI dan @fairfuturefoundation yang paling panjang, memperkenalkan perilaku bersih-sehat setelah air mengalir lebih dekat. Sedikit demi sedikit, selangkah demi selangkah, kami yakin Mbinudita akan secerah langitnya.
... See MoreSee Less

Salah satu pertimbangan dalam proyek #WaterConnection adalah ketersediaan air sebagai fondasi bagi kesehatan warga di wilayah 3T. Banyak yang bisa dilakukan dengan tersedianya air bersih. Termasuk menanam tanaman pangan sehat seperti buah dan sayur sebagai sumber gizi yang sangat diperlukan di masa tumbuh-kembang anak dan ibu hamil serta menyusui. Selain itu, minum air yang cukup diiringi kebiasaan baik yang memperhatikan kebersihan, pada akhirnya akan meningkatkan kualitas hidup dengan memperkuat ketahanan tubuh terhadap penyakit. Apalagi masih banyak terjadi kasus kekerdilan atau stunting di wilayah #Sumba. 

Menanam tanaman pangan di tiap halaman rumah tangga juga dapat berdampak pada perekonomian masyarakat. Hasil yang berlebih bisa dijual di pasar atau antar tetangga, atau diolah menjadi produk lain dengan cara yang inovatif. 

Kami telah membuat kebun percontohan di home base Rumah Kambera yang semoga nantinya bisa direplikasi di rumah-rumah warga #Mbinudita. Melalui penyadartahuan, perlahan akan menggantikan makanan berlebih karbohidrat dengan sayur dan buah segar kaya vitamin dan serat.

Ini mungkin akan menjadi proyek KBI dan @fairfuturefoundation yang paling panjang, memperkenalkan perilaku bersih-sehat setelah air mengalir lebih dekat. Sedikit demi sedikit, selangkah demi selangkah, kami yakin Mbinudita akan secerah langitnya.Image attachmentImage attachment+7Image attachment
4 months ago
Kawan Baik Indonesia

Selamat Senin, Kawan!

Untuk yang sedang berpuasa, selamat menunggu berbuka sambil membaca cerita kami.

Bekerja membangun fasilitas umum dan sarana penunjangnya, termasuk transfer ilmu bersama warga di daerah terpencil, seringkali menguras mental dan tenaga. Keterbatasan bahasa, budaya, dan pemahaman yang berbeda, sementara harus menjembatani semua itu sambil selalu mengecek kesesuaian pekerjaan terhadap timeline adalah makanan sehari-hari kami. Lelah? Pasti. Tapi kami punya cara sendiri untuk beristirahat dan bersantai agar sejenak mengurai keruwetan di dalam kepala.

Alam Sumba yang indah memanjakan mata dan lensa kamera, dan kemanapun Anda mengarahkan shutter hasilnya akan selalu indah tanpa filter. Ini adalah salah satu cara kami melepas penat, berterima kasih kepada alam semesta untuk segala ciptaanNya di bawah langit.

Sejak 2018 kami melakukan pekerjaan di sini, berproses bersama mitra lokal dan warga mendekatkan akses kesehatan dan pendidikan. Bukan jangka waktu yang singkat hingga kami mengenali lembah dan sabana lengkap dengan kuda-kudanya; mengakrabi pantai dan bola api matahari yang pelan-pelan tenggelam. Dan kami ingin sedikit berbagi saat tim kami dan @fairfuturefoundation rehat di tengah pekerjaan, mengisi baterai semangat sambil menarik nafas sebentar agar esok hari kami hadapi dengan segar dan sehat.

Selamat menikmati!
... See MoreSee Less

Selamat Senin, Kawan!

Untuk yang sedang berpuasa, selamat menunggu berbuka sambil membaca cerita kami.

Bekerja membangun fasilitas umum dan sarana penunjangnya, termasuk transfer ilmu bersama warga di daerah terpencil, seringkali menguras mental dan tenaga. Keterbatasan bahasa, budaya, dan pemahaman yang berbeda, sementara harus menjembatani semua itu sambil selalu mengecek kesesuaian pekerjaan terhadap timeline adalah makanan sehari-hari kami. Lelah? Pasti. Tapi kami punya cara sendiri untuk beristirahat dan bersantai agar sejenak mengurai keruwetan di dalam kepala.

Alam Sumba yang indah memanjakan mata dan lensa kamera, dan kemanapun Anda mengarahkan shutter hasilnya akan selalu indah tanpa filter. Ini adalah salah satu cara kami melepas penat, berterima kasih kepada alam semesta untuk segala ciptaanNya di bawah langit. 

Sejak 2018 kami melakukan pekerjaan di sini, berproses bersama mitra lokal dan warga mendekatkan akses kesehatan dan pendidikan. Bukan jangka waktu yang singkat hingga kami mengenali lembah dan sabana lengkap dengan kuda-kudanya; mengakrabi pantai dan bola api matahari yang pelan-pelan tenggelam. Dan kami ingin sedikit berbagi saat tim kami dan @fairfuturefoundation rehat di tengah pekerjaan, mengisi baterai semangat sambil menarik nafas sebentar agar esok hari kami hadapi dengan segar dan sehat.
  
Selamat menikmati!Image attachmentImage attachment+7Image attachment
4 months ago
Kawan Baik Indonesia

Memulai apapun yang baik harus dilandasi dengan niat yang baik. Begitu pun yang kami awali dalam mengerjakan proyek #WaterConnection #Mbinundita yang sedang berlangsung.

Kami sadar betul banyaknya keterbatasan yang kami miliki, karena itulah kami sangat terbantu oleh para donatur dan pemerintah daerah untuk membuka pintu-pintu kemudahan dalam menjalankan niat baik ini. Tangki, sumur, tiang listrik, saluran pipa, dan bangunan-bangunan lain yang saling terhubung dan menunjang proyek Water Connection tidak akan berjalan baik tanpa adanya kesepakatan penggunaan lahan.

Kami juga sangat perlu bantuan warga agar kami dapat membuka akses untuk mereka. Tim kami yang sedikit tidak mungkin mampu melakukan semuanya sendirian. Karena itulah kami banyak mengadakan sosialisasi kepada warga dan perangkat desa untuk dapat bersinergi dan bekerja bersama warga serta bersepakat tentang penggunaan area, memperjelas status lahan dan menghindarkan konflik yang mungkin akan timbul di kemudian hari.

Membangun fasilitas tidak berhenti ketika semua selesai. Keberlangsungannya juga perlu dimonitor oleh semua penerima manfaat. Untuk keperluan ini, kami akan membentuk panitia air dengan anggota warga desa Mbinudita. Mereka akan bertugas mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan risiko yang mungkin mengakibatkan rusak atau terganggunya fasilitas.

Anda juga bisa membantu kami memperluas akses air bersih ke pemukiman warga lainnya. Klik tautan yang ada di bio kami pada Donation Page untuk berdonasi melalui DOKU dengan sistem e-wallet lewat pemindaian QRIS code. Tidak ada jumlah yang terlalu sedikit. Dari kami, terima kasih kami banyak-banyak.
... See MoreSee Less

Memulai apapun yang baik harus dilandasi dengan niat yang baik. Begitu pun yang kami awali dalam mengerjakan proyek #WaterConnection #Mbinundita yang sedang berlangsung.

Kami sadar betul banyaknya keterbatasan yang kami miliki, karena itulah kami sangat terbantu oleh para donatur dan pemerintah daerah untuk membuka pintu-pintu kemudahan dalam menjalankan niat baik ini. Tangki, sumur, tiang listrik, saluran pipa, dan bangunan-bangunan lain yang saling terhubung dan menunjang proyek Water Connection tidak akan berjalan baik tanpa adanya kesepakatan penggunaan lahan. 

Kami juga sangat perlu bantuan warga agar kami dapat membuka akses untuk mereka. Tim kami yang sedikit tidak mungkin mampu melakukan semuanya sendirian. Karena itulah kami banyak mengadakan sosialisasi kepada warga dan perangkat desa untuk dapat bersinergi dan bekerja bersama warga serta bersepakat tentang penggunaan area, memperjelas status lahan dan menghindarkan konflik yang mungkin akan timbul di kemudian hari.
        
Membangun fasilitas tidak berhenti ketika semua selesai. Keberlangsungannya juga perlu dimonitor oleh semua penerima manfaat. Untuk keperluan ini, kami akan membentuk panitia air dengan anggota warga desa Mbinudita. Mereka akan bertugas mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan risiko yang mungkin mengakibatkan rusak atau terganggunya fasilitas.

Anda juga bisa membantu kami memperluas akses air bersih ke pemukiman warga lainnya. Klik tautan yang ada di bio kami pada Donation Page untuk berdonasi melalui DOKU dengan sistem e-wallet lewat pemindaian QRIS code. Tidak ada jumlah yang terlalu sedikit. Dari kami, terima kasih kami banyak-banyak.Image attachmentImage attachment+4Image attachment
5 months ago
Kawan Baik Indonesia

Melalui teknologi, ada banyak solusi sederhana untuk mengatasi masalah yang sangat rumit. Sesederhana memanfaatkan gaya gravitasi untuk mengalirkan air dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah. Atau pembuatan tangki air yang hanya memerlukan sedikit material dan fleksibel sesuai kebutuhan. Kedua hal mendasar ini adalah yang kami kedepankan dalam mengerjakan #WaterConnection #Mbinudita, membawa solusi sederhana namun tidak terjangkau, apalagi terbayangkan oleh warga desa.

Dengan menentukan titik tertinggi di atas bukit dekat sekolah, kami memindahkan tandon fiber yang terlebih dulu ada dan berfungsi sebagai tandon penampung utama. Dari bukit, memanfaatkan gravitasi melalui pemipaan, air akan mengalir mengunjungi rumah-rumah warga desa Mbinudita.

Solusi sederhana lainnya adalah tangki ferosemen. Tangki ini dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan dan luas lahan, dengan pondasi kerikil dan rangka besi dan tembok kelilingnya diperkuat dengan kawat dan hanya menggunakan triplek sebagai cetakan membentuk tabung. Tangki ini juga difungsikan sebagai pemanen air hujan terfiltrasi yang airnya dapat langsung diminum selain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Satu tangki air berkapasitas 5.787 liter akan mampu memenuhi kebutuhan enam rumah tangga selama seminggu. Selain itu, teknik ferosemen ini juga bisa difungsikan dalam membangun MCK agar lebih kuat dan awet serta mudah perawatannya.

Teknologi-teknologi sederhana seperti itulah yang kami terapkan dalam mendekatkan akses air bersih dan sanitasi sehat bagi warga desa. Air bersih yang sebelumnya menjadi mahal dan mewah sekarang hanya sejangkauan. Dampak yang diharapkan adalah terbentuknya kebiasaan-kebiasaan baik yang bermula dari air yang baik untuk tubuh. Seperti mandi setiap hari, BAB pada tempatnya, dan kemampuan menanam sayuran segar yang bisa dipetik dari halaman sendiri karena tersedianya air untuk menyiram. Pada akhirnya, masalah kesehatan akibat kelangkaan air yang biasa ditemui di masyarakat #Sumba pada umumnya akan teratasi sedikit demi sedikit melalui teknologi sederhana yang bisa direplikasi di tempat-tempat lain.
... See MoreSee Less

Melalui teknologi, ada banyak solusi sederhana untuk mengatasi masalah yang sangat rumit. Sesederhana memanfaatkan gaya gravitasi untuk mengalirkan air dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah. Atau pembuatan tangki air yang hanya memerlukan sedikit material dan fleksibel sesuai kebutuhan. Kedua hal mendasar ini adalah yang kami kedepankan dalam mengerjakan #WaterConnection #Mbinudita, membawa solusi sederhana namun tidak terjangkau, apalagi terbayangkan oleh warga desa. 

Dengan menentukan titik tertinggi di atas bukit dekat sekolah, kami memindahkan tandon fiber yang terlebih dulu ada dan berfungsi sebagai tandon penampung utama. Dari bukit, memanfaatkan gravitasi melalui pemipaan, air akan mengalir mengunjungi rumah-rumah warga desa Mbinudita.

Solusi sederhana lainnya adalah tangki ferosemen. Tangki ini dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan dan luas lahan, dengan pondasi kerikil dan rangka besi dan tembok kelilingnya diperkuat dengan kawat dan hanya menggunakan triplek sebagai cetakan membentuk tabung. Tangki ini juga difungsikan sebagai pemanen air hujan terfiltrasi yang airnya dapat langsung diminum selain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Satu tangki air berkapasitas 5.787 liter akan mampu memenuhi kebutuhan enam rumah tangga selama seminggu. Selain itu, teknik ferosemen ini juga bisa difungsikan dalam membangun MCK agar lebih kuat dan awet serta mudah perawatannya.

Teknologi-teknologi sederhana seperti itulah yang kami terapkan dalam mendekatkan akses air bersih dan sanitasi sehat bagi warga desa. Air bersih yang sebelumnya menjadi mahal dan mewah sekarang hanya sejangkauan. Dampak yang diharapkan adalah terbentuknya kebiasaan-kebiasaan baik yang bermula dari air yang baik untuk tubuh. Seperti mandi setiap hari, BAB pada tempatnya, dan kemampuan menanam sayuran segar yang bisa dipetik dari halaman sendiri karena tersedianya air untuk menyiram. Pada akhirnya, masalah kesehatan akibat kelangkaan air yang biasa ditemui di masyarakat #Sumba pada umumnya akan teratasi sedikit demi sedikit melalui teknologi sederhana yang bisa direplikasi di tempat-tempat lain.Image attachmentImage attachment+7Image attachment
5 months ago
Kawan Baik Indonesia

Halo Kawan!

Kami membawa teknologi, alat dan bahan, serta pengetahuan untuk mengatasi masalah kelangkaan air yang ada di wilayah 3T (tertinggal, terluar, terdepan). Mesin bor rotary untuk mencari sumber air yang mampu menembus kedalaman hingga 45 meter yang sumber airnya dicari melalui alat pendeteksi air bawah tanah Roteks. Genset yang kami kirim dari Bali, serta pompa air submersible dan pipa dari Jawa. Semua kelengkapan, alat dan bahan, serta transportasi dalam proyek #WaterConnection #Mbinudita ini terlaksana berkat para donatur kami serta kerja koordinasi tim di #Bali dan #Sumba.

Namun kami masih membutuhkan tenaga dan komitmen warga dalam menjaga apa yang telah kami bangun bersama agar terus mengalirkan manfaat secara berkelanjutan hingga generasi mendatang. Bergotong royong membangun fasilitas yang akan digunakan bersama secara tidak langsung akan menumbuhkan rasa memiliki yang pada akhirnya membuat semua orang yang terlibat turut menjaga dan melestarikan fungsinya.

Setelah pompa akhirnya mampu mengalirkan air ke tangki ferosemen utama di dekat sekolah, saatnya mengalirkan air ke rumah-rumah warga. Untuk itu, kami meminta komitmen warga desa dalam pengadaan pipa untuk mengalirkan air per-RT. Pipa akan kami sediakan terlebih dahulu, kemudian warga yang akan menggantinya berdasarkan kesepakatan. Karena sebagian besar pekerjaan warga adalah berladang, maka beberapa RT bersepakat akan menyelesaikannya setelah panen, yaitu RT 12 dan RT 04. Satu RT lain, RT 03, akan menyelesaikan dengan mengangsur.

Pelan-pelan berkah mulai terbagi. Meskipun harus melalui proses yang panjang dan melelahkan, banyak senyum terkembang dengan semakin dekatnya air bersih dan sanitasi sehat.
... See MoreSee Less

Halo Kawan!   

Kami membawa teknologi, alat dan bahan, serta pengetahuan untuk mengatasi masalah kelangkaan air yang ada di wilayah 3T (tertinggal, terluar, terdepan). Mesin bor rotary untuk mencari sumber air yang mampu menembus kedalaman hingga 45 meter yang sumber airnya dicari melalui alat pendeteksi air bawah tanah Roteks. Genset yang kami kirim dari Bali, serta pompa air submersible dan pipa dari Jawa. Semua kelengkapan, alat dan bahan, serta transportasi dalam proyek #WaterConnection #Mbinudita ini terlaksana berkat para donatur kami serta kerja koordinasi tim di #Bali dan #Sumba.

Namun kami masih membutuhkan tenaga dan komitmen warga dalam menjaga apa yang telah kami bangun bersama agar terus mengalirkan manfaat secara berkelanjutan hingga generasi mendatang. Bergotong royong membangun fasilitas yang akan digunakan bersama secara tidak langsung akan menumbuhkan rasa memiliki yang pada akhirnya membuat semua orang yang terlibat turut menjaga dan melestarikan fungsinya. 

Setelah pompa akhirnya mampu mengalirkan air ke tangki ferosemen utama di dekat sekolah, saatnya mengalirkan air ke rumah-rumah warga. Untuk itu, kami meminta komitmen warga desa dalam pengadaan pipa untuk mengalirkan air per-RT. Pipa akan kami sediakan terlebih dahulu, kemudian warga yang akan menggantinya berdasarkan kesepakatan. Karena sebagian besar pekerjaan warga adalah berladang, maka beberapa RT bersepakat akan menyelesaikannya setelah panen, yaitu RT 12 dan RT 04. Satu RT lain, RT 03, akan menyelesaikan dengan mengangsur.

Pelan-pelan berkah mulai terbagi. Meskipun harus melalui proses yang panjang dan melelahkan, banyak senyum terkembang dengan semakin dekatnya air bersih dan sanitasi sehat.Image attachmentImage attachment+5Image attachment
5 months ago
Kawan Baik Indonesia

Peringatan #WorldWaterDay kemarin mengingatkan kampung yang kami datangi di Sumba, tentang mencari air sebagai rutinitas sehari-hari yang paling memakan waktu dan tenaga. Serta nyawa.

Di Kampung Kanoru, Desa Lukukamaru, 2,5 jam bermobil dari Waingapu melalui jalanan berdebu dan berbatu, kami mendapati kasus kelangkaan air yang cukup parah. Kampung dengan 100 jiwa ini berlokasi di puncak bukit dan sumber air jauh di bawah. Warga harus berjalan di turunan curam untuk mendapatkan air dari sumber yang sebenarnya tidak layak dikonsumsi dan sangat sedikit untuk bisa mencukupi kebutuhan sekampung. Tapi mereka hanya punya itu. Bahkan sampai bertaruh nyawa karena terjatuh dan meninggal, terutama orang tua.

Untuk minum, mereka memanfaatkan air hujan tanpa dimasak, satu-satunya sumber air paling bersih yang mampu mereka dapat dengan mudah. Sayangnya, tidak selalu ada. Air mentah yang sering mereka minum pun mengakibatkan gangguan pencernaan, gangguan kognitif sejak kanak-kanak akibat dehidrasi yang membuat sulit konsentrasi karena keletihan, dan berbagai penyakit kulit karena jarang mandi.

Imbas terbesar adalah gizi buruk yang dialami warga. Mereka tidak bisa menanam sayur dan buah sebagai sumber gizi karena ketiadaan air untuk menyiram. Mereka hanya mengandalkan nasi dan jagung serta tanaman liar yang mereka ambil dari hutan untuk makanan harian. Itupun, lagi-lagi, dalam jumlah yang sangat terbatas. Minimnya transportasi, jaringan komunikasi dan listrik, serta layanan kesehatan dan sekolah dasar yang cukup jauh dengan kontur tanah berbukit dan gersang, membuat kampung ini hampir tidak tersentuh peradaban.

Masih banyak kampung dan desa di Sumba Timur yang kondisinya mirip Kanoru, tidak terpapar dunia luar sehingga tidak bisa membayangkan solusi tepat dan mudah bagi masalah hidup yang mereka alami setiap hari. Mudahnya mendapat air bersih dari keran di dalam rumah sendiri mungkin hanya mimpi. #WaterConnection #Mbinudita ingin membantu mewujudkan mimpi itu, membuka kesempatan agar proyek kami bisa direplikasi di mana pun.

Anda juga bisa membantu mereka dengan berdonasi melalui tautan yang ada di bio kami. Berbagi berkah air juga berbagi kebaikan, kan?
... See MoreSee Less

Peringatan #WorldWaterDay kemarin mengingatkan kampung yang kami datangi di Sumba, tentang mencari air sebagai rutinitas sehari-hari yang paling memakan waktu dan tenaga. Serta nyawa.
 
Di Kampung Kanoru, Desa Lukukamaru, 2,5 jam bermobil dari Waingapu melalui jalanan berdebu dan berbatu, kami mendapati kasus kelangkaan air yang cukup parah. Kampung dengan 100 jiwa ini berlokasi di puncak bukit dan sumber air jauh di bawah. Warga harus berjalan di turunan curam untuk mendapatkan air dari sumber yang sebenarnya tidak layak dikonsumsi dan sangat sedikit untuk bisa mencukupi kebutuhan sekampung. Tapi mereka hanya punya itu. Bahkan sampai bertaruh nyawa karena terjatuh dan meninggal, terutama orang tua. 

Untuk minum, mereka memanfaatkan air hujan tanpa dimasak, satu-satunya sumber air paling bersih yang mampu mereka dapat dengan mudah. Sayangnya, tidak selalu ada. Air mentah yang sering mereka minum pun mengakibatkan gangguan pencernaan, gangguan kognitif sejak kanak-kanak akibat dehidrasi yang membuat sulit konsentrasi karena keletihan, dan berbagai penyakit kulit karena jarang mandi. 

Imbas terbesar adalah gizi buruk yang dialami warga. Mereka tidak bisa menanam sayur dan buah sebagai sumber gizi karena ketiadaan air untuk menyiram. Mereka hanya mengandalkan nasi dan jagung serta tanaman liar yang mereka ambil dari hutan untuk makanan harian. Itupun, lagi-lagi, dalam jumlah yang sangat terbatas. Minimnya transportasi, jaringan komunikasi dan listrik, serta layanan kesehatan dan sekolah dasar yang cukup jauh dengan kontur tanah berbukit dan gersang, membuat kampung ini hampir tidak tersentuh peradaban.

Masih banyak kampung dan desa di Sumba Timur yang kondisinya mirip Kanoru, tidak terpapar dunia luar sehingga tidak bisa membayangkan solusi tepat dan mudah bagi masalah hidup yang mereka alami setiap hari. Mudahnya mendapat air bersih dari keran di dalam rumah sendiri mungkin hanya mimpi. #WaterConnection #Mbinudita ingin membantu mewujudkan mimpi itu, membuka kesempatan agar proyek kami bisa direplikasi di mana pun.
      
Anda juga bisa membantu mereka dengan berdonasi melalui tautan yang ada di bio kami. Berbagi berkah air juga berbagi kebaikan, kan?Image attachmentImage attachment+7Image attachment
Messenger Telegram WhatsApp